Tips Bagi Pemuda yang Ingin Memulai Usahanya ini saya tulis berdasarkan pengalaman sendiri dan cerita dari teman-teman, khususnya para pemuda hebat yang memutuskan untuk membuka usaha sejak dini.
Memulai usaha "sejak dini" atau usia muda memang sesuatu yang luar biasa. Terlepas dari masih kentalnya cara pandang "sebelah mata" sebagian masyarakat kita yang masih menganggap kerjaan kantoran jauh lebih bergengsi dari pada melakukan usaha sendiri (terutama usaha kecil-kecilan). Jiwa seorang pemuda juga umumnya masih labil, dan itu dapat berpengaruh pada perjalanan usahanya.
Bisa dibayangkan sulitnya mempertahankan usaha bagi orang yang masih memiliki jiwa labil. Jatuh bangun iklim usaha, pengaruh pergaulan, dan perkembangan trend anak muda adalah tantangan tersendiri yang biasa dialami oleh setiap Pemuda yang Ingin Memulai Usahanya. Untuk itu, saya memiliki beberapa tips yang perlu diperhatikan oleh mereka yang berjiwa muda :
1. Kenali Bidangmu.
Setiap manusia memiliki kelebihan, kecenderungan, dan kesenangan atau kecintaan terhadap hal-hal tertentu. Meskipun manusia dapat bekerja untuk hal-hal yang tidak sesuai dengan kesenangannya, namun dapat dipastikan pekerjaan yang dilakukan dengan senang hati hasilnya akan jauh lebih baik.
Begitu juga dalam dunia usaha. Sebagai pemuda Anda sah-sah saja mencoba usaha sesuai dengan saran teman atau saudara. Namun jika itu tidak sesuai dengan bidang Anda, atau tidak Anda sukai, maka prosesnyapun bisa dipastikan kurang maksimal.
Meskipun pada awal usaha Anda sudah bertekad untuk menjalankan usaha tersebut (walau tidak sesuai dengan bidangnya), namun ketika datang badai masalah dan cobaan, besar kemungkinan Anda akan tergoda untuk melirik jenis usaha lain dan memutuskan gulung tikar.
Sebaliknya, jika usaha yang Anda jalankan berdasarkan Bidang dan kecintaan, Anda pasti akan senang untuk menjalankannya. Bahkan Anda mungkin akan sangat menikmati setiap proses usaha tersebut. Karenanya sangat penting bagi Anda untuk mengenali Bidang yang anda cintai dan cobalah untuk fokus dibidang itu.
Begitu juga dalam dunia usaha. Sebagai pemuda Anda sah-sah saja mencoba usaha sesuai dengan saran teman atau saudara. Namun jika itu tidak sesuai dengan bidang Anda, atau tidak Anda sukai, maka prosesnyapun bisa dipastikan kurang maksimal.
Meskipun pada awal usaha Anda sudah bertekad untuk menjalankan usaha tersebut (walau tidak sesuai dengan bidangnya), namun ketika datang badai masalah dan cobaan, besar kemungkinan Anda akan tergoda untuk melirik jenis usaha lain dan memutuskan gulung tikar.
Sebaliknya, jika usaha yang Anda jalankan berdasarkan Bidang dan kecintaan, Anda pasti akan senang untuk menjalankannya. Bahkan Anda mungkin akan sangat menikmati setiap proses usaha tersebut. Karenanya sangat penting bagi Anda untuk mengenali Bidang yang anda cintai dan cobalah untuk fokus dibidang itu.
2. Miliki Niat dan Motivasi yang Kuat.
Kuatnya Niat dan Motivasi biasanya berada di nomor urut pertama dari sarat keberhasilan sebuah usaha. Karenanya, Niat dan Motivasi ini sangat penting (sejajar dengan pentingnya memahami bidang Anda). Seorang pemuda hebat yang ingin sukses dalam membangun usahanya harus memiliki tekad kuat.
Niat dan Motivasi yang kuat itu bisa berasal dari mana saja. Misalnya, untuk meringankan beban orangtua, membuktikan diri sanggup hidup mandiri, dan lain-lain.
Jika Anda belum memiliki Niat dan Motivasi yang kuat, saya sarankan untuk segera membuat alasan-alasan kongkrit mengapa Anda harus memulai usaha dan mengapa usaha tersebut harus sukses. Jangan lupa, catat alasan-alasan tersebut dan letakkan ditempat yang mudah Anda jumpai setiap hari.
Dengan demikian, ketika semangat usaha sedang menurun alasan-alasan tersebut dapat mengingatkan Anda untuk bangkit lagi dan berusaha sekuat tenaga mensukseskan usaha Anda.
Kuatnya Niat dan Motivasi biasanya berada di nomor urut pertama dari sarat keberhasilan sebuah usaha. Karenanya, Niat dan Motivasi ini sangat penting (sejajar dengan pentingnya memahami bidang Anda). Seorang pemuda hebat yang ingin sukses dalam membangun usahanya harus memiliki tekad kuat.
Niat dan Motivasi yang kuat itu bisa berasal dari mana saja. Misalnya, untuk meringankan beban orangtua, membuktikan diri sanggup hidup mandiri, dan lain-lain.
Jika Anda belum memiliki Niat dan Motivasi yang kuat, saya sarankan untuk segera membuat alasan-alasan kongkrit mengapa Anda harus memulai usaha dan mengapa usaha tersebut harus sukses. Jangan lupa, catat alasan-alasan tersebut dan letakkan ditempat yang mudah Anda jumpai setiap hari.
Dengan demikian, ketika semangat usaha sedang menurun alasan-alasan tersebut dapat mengingatkan Anda untuk bangkit lagi dan berusaha sekuat tenaga mensukseskan usaha Anda.
Kreativitas adalah salah satu kunci keberhasilan sebuah usaha. Baik kreativ dalam memimpin organisasi / usahanya, kreativ dalam menyajikan produk, memasarkannya atau mengenalkannya kepada pasar. Berita baiknya, kreativitas adalah salah satu kelebihan dari pemuda.
Umumnya pemuda yang kreativ adalah pemuda yang supel / terbuka dalam pergaulan. Jika Anda merasa kurang kreatif, mungkin Anda perlu lebih membuka diri dalam pergaulan. Karena dengan membuka diri seperti itu Anda akan mampu melihat dari sudut pandang orang lain, dan itu adalah salah satu bentuk perangsang krativitas.
5. Meski Susah, Berusahalah Untuk Mengatur Waktu.
Mengatur waktu, mungkin merupakan sesuatu yang sangat sulit bagi pemuda ditengah pergaulan moderen yang ditunjang oleh kemudahan sistem informasi dan transportasi saat ini. Jika tidak memiliki tekad yang kuat, akan sangat mudah bagi pemuda untuk tergoda oleh ajakan teman dan melanggar aturan-aturan waktu yang telah dibuatnya.
Tidak ada cara lain, jika ingin menjadi pelaku usaha yang sukses Anda harus mulai belajar membagi waktu. Baik waktu untuk keluarga atau orang terdekat dan waktu untuk mengurus usaha Anda.
Mengatur waktu, mungkin merupakan sesuatu yang sangat sulit bagi pemuda ditengah pergaulan moderen yang ditunjang oleh kemudahan sistem informasi dan transportasi saat ini. Jika tidak memiliki tekad yang kuat, akan sangat mudah bagi pemuda untuk tergoda oleh ajakan teman dan melanggar aturan-aturan waktu yang telah dibuatnya.
Tidak ada cara lain, jika ingin menjadi pelaku usaha yang sukses Anda harus mulai belajar membagi waktu. Baik waktu untuk keluarga atau orang terdekat dan waktu untuk mengurus usaha Anda.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar